Review Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasar Turi)

Pertama apa sih Argo Bromo Anggrek? nama ini adalah jenis kereta api indonesia jarak jauh Eksekutif tujuan Jakarta-Surabaya. detailnya Gambir-Pasar Turi. kereta ini adalah kereta paling cepat dibandingkan dengan kereta jarak jauh Eksekutif lainnya dengan rute yang sama. perjalannya di tempuh 9 Jam, sedangkan kereta jenis lain bisa di tempuh dengan waktu 11 Jam – 12 jam.

Harganya (Gue beli H-3Hari) 495.000,- lewat Agen Online TRAVE****. disitu kalian juga bisa pilih seat sesuai yang kalian mau (Namun gerbong Restorasi/restaurant yang ada di kereta tidak terlihat di Gerbong berapa, hanya ada pilihan Ekesutif 1-7 atau sama dengan gerbong 1-7). pembelian juga bisa dilakukan di web resminya Kereta Api Indonesia KLIK DISINI

Done beli tiketnya, kalian akan dapet kode booking. Kode bookingnya kalian masukin di mesin pencetak karcis yang biasanya ada dket sama pintu masuknya ke Peron.

Kalian hanya Tinggal masukin kode booking nanti keluar daftar siapa saja nama penumpang yang ada di kode booking tersebut. kalo kalian bareng dengan temen and temennya mau cetak duluan itu juga bisa guys, jd tinggal kalian klik aja tiket mana yang mau di print dan tiket mana yang enggak mau di print. FYI 5 menit sebelum keberangkatan kode booking kalian akan hangus guys, so jangan sampe telat yaaa.

setelah dapet tiketnya, kalian bisa masuk ke ruang tunggu di dalamnya, jangan lupa siapin kartu ID yang tertera di tiket ya. jangan khawatir dengan fasilitas di dalam ruang tunggu, walau enggak banyak yang jual makanan tapi didalem ruang tunggu itu tetap ada minimarket (beneran mini) yang jual makanan ringan, majalah, koran dll. selain makanan ada juga kursi kursi, live musik, hingga tempat ibadah. and overall bersih 🙂

kereta baru dateng 15 menit sebelum keberangkatan, in my case kebiasaan naik pesawat yang kudu duluan masuk min30 menit sebelum jalan gue masuk ke ruang tunggu itu 30 menit juga, yang ada nunggunya kelamaan dan keretanya juga masih belom ada. oh iya ruang tunggu ini adanya di LT2. sedangkan peron untuk naik kereta ada di Lt.3. FYI Lt.2 lebih dingin/sejuk di banding Lt.3 so buat kalian yang keretanya masih nunggu mending nunggu di Lt.2 dari pada di Lt.3 -.-

setelah kereta dateng kalian cari gerbong kalian, biasanya gerbong itu berurut dari 1 hingga 7. in my case gue naik yang gerbong 6 dan itu hampir belakang banget. naik kereta hingga sampai kereta tidak ada pengecekan ulang tiket, hanya beberapa orang saja yang di cek.

untuk kursinya kereta ini 2-2. dan jarak antara bangku satu dengan bangku lainnya lumayan jauh sekali. jd kalau orang depan lo turunin bangku untuk lay pun lo enggak akan merasa sempit guys.

Done naik ke gerbongnya, kereta jalan sesuai dengan jadwal yang ada di tiket. kereta yang gue naikin lumayan banyak guncangan terlebih kalau jalannya yang rada slowly itu guncangannya banget (?) tapi kalo pas lagi kenceng, guncangannya hampir enggak ada. FYI gue naik kereta yang malam, jd Argo ono ada 2 waktu siang dan malam. kenapa gue pilih malam, karena kereta itu bukan naik pesawat yang jauh aja 2 jam nyampe, kereta 9 jam dan itu sangat membosakan kalo naiknya di siang hari. yang ada gue ke gerbong restori mulu beli makanan.

karena kereta ini kereta malem, jd our sit provide bantal kecil dan selimut, selimutnya juga bersih dan masih di plastikin. FYI baru masuk gerah parah tapi begitu malam hari tiba gerbongnya dingin pake bgt :/

 baru jalan sekitar 30 menit mulailah pramugari (?) dateng menawari makanan, makanannya berkisar antara 35ribu-50ribu untuk makanan dan untuk snack sekitar 10ribu-25ribu. FYI lampu yang ada di gerbong tidak pernah di padamkan, so buat yang enggak bisa tidur di ruang terang, siap siap bawa penutup matanya yaa..

IMG_0660

Toilet dalam satu gerbong hanya ada 2 di belakang, namun kalian juga bisa pakai toilet gerbong sebelah yang ada di depan. Toilet ini ada 2 macem, toilet duduk dan jongkong, gue prefer yang duduk walau riskan kudu elap sana sini, why? karena toilet yang jongkok dimana mana bau._. kalau yang toilet duduk tidak berbau 🙂

FYI toilet ini selalu di jaga kebersihannya oleh si petugas, so kalian jangan takut kalo toiletnya kotor, toiletnya pasti bersih namun bau aja /? hahaha

Kereta ini berhenti di beberapa stasiun, namun tidak lama. dan bisa juga di staiun itu naik penumpang baru ataupun turun penumpang.

Done with 9 jam perjalanan, kereta sampai di Surabaya Pasar Turi, uniknya begitu kita turun akan ada alunan musik lagu Surabayanya,,, so Sweet….FYI banyak orang pake porter di stasiun ini, terutama orang yang bawa bawaan berat, dan hati hati peronya rata rata enggak ada, jadi untuk turun kudu pake tangga kecil, in my case gerbong gue enggak ada tangganya, so gue kudu cari pintu lain untuk turun, and karena gue pake base koper bukan tas jinjing, gue agak kesusahan untuk turunnya.

Tambahan: begitu keluar stasiun abang taxi langsung berdiri banyak bgt sambil menawarkan ke kalian, disini agak galak sama online taxi, so you must hati hati bgt. sampai sampai kakak gue yang jemput aja langsung di todong (?) “kamu taxi online ya?” karena pake mobil AVAN** dan megang hape terus terusan seperti taxi online. -_-“

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s