Osaka to Kyoto, Seharian di Kyoto, Fushimi Inari Shrine, Street Food @Fushimi Inari, Kiyomizu-Dera, Try Bus @Kyoto.

Kyoto, Kyoto pernah menjadi ibu kotanya Jepang dahulu kala. waktu pertama kali menginjakan kaki disini suasanya lebih kearah pedesaan, beda bgt begitu sampai di Osaka atau Tokyo yang lebih banyak bgt bangunan tinggi tingginya. nah untuk mencapai ke Kyoto, ada banyak bgt caranya,

Untuk dari Tokyo kalian bisa naik Shinkansen sekitar 4Jutaan PP atau kalau mau irit kalian bisa pake JR Pass seharga 3.5jutaan untuk perjalan unlimited dengan shinkansen selama seminggu (ada lagi valid timenya selain seminggu). atau kalian bisa naik bus yang pastinya bakalan menghabiskan waktu bgt guys tapi harganya relatif murah, sekali perjalan tidak sampe 2000Yen dan bisa juga beli online dari Sini.

in my case, gue jalan dari Osaka, menggunakan Kereta biasa. gue pake kartu hankyu pass, hankyu pass ini bisa bawa lo ke Kyoto PP dari stasiun Umeda. niatnya ni pass di beli biar di kyoto bisa jalan sepuasnya pake subway, tapi ternyata Kyoto bukan kota yang punya banyak rute Subwaynya, Kyoto lebih banyak busnya. tapi ni pass worth it kalo kalian mau ke Kobe sekalian :). nah jangan kuatir kalo kalian mau explore banyak tempat di Kyoto ini, kalian bisa beli Buss Pass dengan harga 500Yen seharian yang kalian bisa beli di tourism yang ada di berbagai statiun subway besar di Osaka atau di Kyoto.

In my trip kali ini gue hanya mengunjungi 2 Tempat yang paling terkenal guys! namanya Fushimi Minari dan Kiyomizu-Dera. Jujur gue tidak pencinta jepang gue enggak begitu kenal dengan tempat ini cuma kalo lo google it , ini tempat berada di peringkatΒ  pertama dan kedua yang wajib di kunjungi :3

so first gue jalan ke Osaka menuju Kyoto denan kereta yang gue naikin dari stasiun Umeda, Rute yang include di hankyu ini adalah Umeda Station (Osaka)-Kawaramachi (Kyoto). keretanya enggak ada number seatnya, tapi kursinya seperti kereta jarak jauh yang ada di pulau jawa guys, hanya banyak space buat orang berdirinya. Jd kalo kalian beruntung kalian bisa duduk atau ya kalo lagi rame kalian bisa aja berdiri, mayan si 40-50 menitan untuk sampai ke Kawaramachi.

Diatas aadalah Foto perjalanan dari St. Kawaramachi ke St. Gion-Shijo , Menyebrangi Sungai.

Sesampainya di kawaramachi, untuk sampai ke Fushimi-inari saya naik lagi subway di Kyoto, yaitu dari Statiun Gion-Shijo (letaknya disamping Sungai yang ada di sebelahnya statiun kawaramachi)

Kawa-Gion.png

Dari Stasiun Gion-Shijo naik kereta ke Stasiun Fushimi Inari Station, jalur keretanya cuma ada satu, jadi kalian enggak akan bingung keluar lewat pintu yang mana, ini kereta macem di KRL jakarta guys yang peronnya hanya ada 2 aja enggak banyak.

turun di Fushimi-Inari Station kalian jalan ke arah kiri (tidak menyebrangi lajur kereta) dari situ ikutin aja jalannya sampai ketemu jalan menuju pintu masuknya Fushimi-Inari. patokannya adalah jalan itu banyak bgt tukang makannya.

*Review Streetfood di jalan arah ke Fushimi-Inari*

IMG_8478
Ujung StreetFoodnya

Di jalan ini makanannya beragam, contohnya Frozen Fruit Mangga, Melon, Ice Serut+Sirop, Ayam popcorn (potongan ayam kecil dilapisin tepung), satai daging babi dan daging sapi+ saus BBQ ala Jepang, Takoyaki, Kue Ikan, dan masih banyak bgt lainnya.

Disini first gue cobain makanan pertama itu satai daging jepang plus BBQ, gue beli lebih deket ke fushimi inarinya, *tokonya ada dua* jadi ada yang lebih menjauh dari fushiminya dan ada yang dekat, gue beli yang deket sama fushimi inari, why? karena yang jauh itu jual barengan sama daging babi :/ ini super enak, empuk, wanginya enak bgt dan sausnya juga enak bgt, potongannya juga gede harganya 750Yen.

Kedua, gue beli Ayam Popcorn, rasanya kurang dan porsi dikit, harganya 500Yen, mungkin bumbu tepungnya enggak pake tepung bumbu sasa yaaah;; jd kurang ada micinnya hahaha bentuknya kaya di taruh di cup minuman.

Ketiga gue beli es serut, es serut disini enggak seenak yang ada di Osaka Castle yg gue beli, hanya enak lah melepas dahaga dari jauh jalan di dalem Fushimi-Inari itu;; harganya 400 Yen Sirupnya ada Biru, Merah dan Kuning.

untuk yang lainnya gue enggak beli, untuk frozen fruit keliatannya enak tapi gue pernah makan di USJ *Review Menyusul Read My another blog about USJ*.

Back to Fushimi-Inari, setelah elewati street food, kalian akan disuguhi dengan kuil pertama sebelum berjalan melewati gate gate merah identiknya si Fushimi Inari, didepan kuilnya ada gentong (?) gede buat mereka minum airnya atau sekedar bersih bersih sebelum beribadah *FYI airnya dingin dan kita boleh coba kok*.

IMG_8484

setelah itu baru deh ikutin aja orang orang untuk masuk ke hutannya (?) Fushimi-inari ini, jd dalem pikiran gue ini gate kecil kecil ternyata gede gede, setelah melewati gate merah yang gede, gede baru deh yang kecil kecil, yang biasa banyak suka orang orang foto/ iconnya Fushimi Inari. jalannya enggak terlalu jauh kalo cuma sampe di gate kecil ini, tapi kalian kalo mau sampe ke puncaknya hutan ini juga bisa, dengan mengikuti gate merah yang besar yang ada di dekat Gate kicil kecil ini, kurang lebih kalo mau sampe puncaknya itu 30 menitan jalan kaki dengan medan seperti anak tangga yang bukan anak (?) tapi emaknye, soalnya gede gede gitu tangganya.

FYI, untuk masuk kesini FREE. gate itu artinya apa? jadi gate itu adalah pemberian orang orang kepada kuil ini, kalian juga bisa beli kok gatenya mulai dari yang segede gantungan kunci sampe yang bisa di taro di hutannya itu.

Done Menjelajah Fushimi-Inari gue Move ke Kiyomizu-Dera. sebenernya waktu paling oke buat ke Kiyomizu-Dera adalah saat sakura guys! but time tidak berpihak kepada ku so i jalan pada summer. untuk sampai ke Kiyomizu-Dera saya naik subway ke arah balik Gion Shijo, tapi turunnya satu statiun sebelum Gion-Shijo nama statiunnya Kiyomizu-Gojo. Setelah sampe, cari Exit 4 dari situ kalian bisa jalan sekitar 10 menit, lumayan emang keliatannya tapi kalo naik bus juga cuma satu halte dan itu harganya 210Yen mayan guys.

jalannya menanjak dan tidak ada teduh teduhnya (?) so kalo pas summer emang PR bgt sih, Kiyomizu-Dera ini yang terkenalnya kuil yang ada di samping tebing, tapi sebelum masuk ke kuil dan perkarangannya kalian bisa foto foto di pekarangan depannya yang enggak kalan cantik guys, disitu ada satu jalan yang di kanan dan kirinya isinya tukang jualan souvenir, menurut gue agak lumayan mehong mehong dan enggak terlalu bagus, cuma kalo buat beli satu atau dua aja sih worth it :3

yang unik menurut gue disini ada toko Kipas dan Toko Sumpit+Pisau khas Jepang. harganya sangat tidak masuk kantong gue hahaha seperti kipas bergambar anime Jepang aja yang ukuran small harganya sampe 6000-9000Yen atau sekitar 500-1 jutaan. dan kalo si sumpit juga gitu guys, intinya mehong :/

IMG_8531
Jalanan di Toko Mehong (?)

setelah jalan melewati ini tempat, baru deh jalan lagi sedikit and sampai di gatenya Kiyomizu-Dera, kalian bisa pake Amazing Pass atau bayar 400Yen per orang. masuk ke kuil ini enggak hanya masuk ke kuilnya aja guys, tapi kalian bisa juga jalan jalan ke bukit yang ada di dekat kuilnya, dan juga mencicipi air mancur 3 biji (?) yang terkenal disini (gue enggak nyobain karena antre panjang dan menurut gue yaa sama aja kali yaa kaya mata air lainnya). tempatnya teduh dan mirip kaya hutan (?) dan lagi lagi bagusnya emang pas Sakura , jd si pohon yang miripΒ  hutan ini isinya sakura semua *-*.

balik dari Kiyomizu-Dera kalian tinggal ikutin jalan lurus dari si toko toko mehong itu, nanti ketemu pertigaan jalan besar yang dekat dengan haltenya, nah dari halte itu ada bus langsung ke Stasiun Kawaramachi. Cari aja Stasiun Kiyomizu-Michi, dari situ bisa naik No 84, 86B, 87B, 88B, dan 207. harganya 230Yen.

Bus Stop.png

 

 

 

Osaka House Living Museum, Hep Five Ferris Wheel, Namba Skybuilding, Makan Pizza Ikan Teri.

Next gue seharian jalan ngabisin free yang bisa gue dapetin dari pake “Osaka amazing Pass”..

Pertama gue jalan ke House Living Museum, gue recommended bgt sama ni tempat, why? hanya disini lo bisa sewa kimono yang murah dengan lo bisa foto di background yang kaya perumahan jaman dulu..

House living Museum ini terletak di tengah kota Osaka and gampang banget buat di temuin, tempatnya adem (dalem gedung)..disini adalah museum perumahan jaman dulunya Jepang, jadi ada satu ruangan gede bgt yang di design mirip perkampungan jaman dulunya Jepang, ada rumahnya tradisional mainannya, dll

disini lo juga bisa nikmatin suasana day and night, lucu bgt kreatif bgt..

dan disini juga ada penyewaan kimono yang menurut gue palung murah dari yang lain, gilee biasanya gue liat penyewaan kimono itu paling minim adalah 1000 yen, kalo disini lo cuma bayar 500 yen doang…FYI karena murah dan bagus tempatnya jd kalo lo rada siang kesini yaaaa siap siap aja antreeee..satu orang di bolehin make tuh kimono 30 menit dan queue itu kimono rent bisa lo liat di pintu deket locker ganti bajunya πŸ™‚

And How to get here?Pertama lo cari jalan menuju station “Tenjinbashisuji 6-Chome” dari situ keluarlah melalui exit 3..nanti lo keluar kaya di dalem gedung itu, masuk aja ke gedungnya. kalo enggak ada orang lo ke lift aja, tapi biasanya udah ada ibu ibu yang akan nuntun lo buat ke lobby, FYI mereka beneran helpfull bgt, mungkin karena gue kesana pas bgt bukan musim liburan ya jadi satu orang bisa dilayanin sama 3 orang hahaha *Lebay* but thats true..

di dalem sini lo enggak boleh bawa tas tasan and makanan2, jadi lo titip di locker yang telah tersedia, nah ini locker lo bisa pake dengan deposit 100 yen aja, dan itu bisa lo ambil lagi pas lo keluar so dont worry,,, safety?YES OFC you in Japan..

Next gue ke Hep Five, apa itu Hep Five? Hep Five adalah Ferris well yang ada di Osaka, ini bukan satu satunya Ferris well yang ada di Osaka ya guys, ada lagi yang lebih gedenya di Osaka, bedanya sama yang ini, Hep Fivenya berada di dalem Mall. Kenapa gue pilih disini? karena ini paling deket sama tempat gue berada yaitu Stasiun Umeda.

How to Get There?go to Stasiun Umeda, trus Search di Maps “Hep Mall”, dari stasiun Umeda itu cuma jalan kaki enggak sampe 5 menit, paling 5 menit lewatnya karena lo bakalan lewatin lampu merah pejalan kaki gitu 2 kali. Kalo gue setelah turun di Stasiun Umeda, gue keluar melalui Exit yang ke Gedung Hankyu Umeda, yang kalo di maps “hankyu Umeda Main Store”, Hankyu Mall ini gede, jd usahain beneran pilih yg terdekat dengan Hep Mall.

Umeda-Hep Five

IMG_8345
Hankyu Main Store

Sampai di Hep Mall di lobbynya udah ada booth si Hep Five Ferris Wheel, lo tanya aja di lantai berapanya, nanti lo tinggal naik lift yang enggak jauh dari si Boothnya itu, keluar lift lo langsung di suguhi sama tempat naiknya si Hep Five ini, ntar ada mba mba yang nanya lo mau beli tiket atau lo punya kartu pass atau enggak?. in my Case, lagi lagi pake si Jimat Amazing Osaka Pass, gue bisa dapet gretongan naik ini Hep Five, kalo bayar harganya adalah 500 Yen atau setara dengan 50.000 Rupiah πŸ™‚

satu putaran itu lumayan lama guys, and jangan merasa bosan karena disini lo bisa colokin hape lo ke speaker yang ada di setiap roomnya (?), jd lo bisa denger lagu, atau tausiah di dalemnya πŸ™‚

Next itu udah lumayan malem waktu itu, tapi masih sayang karena ada satu tempat lagi yang belum ke jajah /? namanya Umeda Skybuilding.

so abis muter pake si Hep Five gue ke Umeda Skybuilding. How to Get There? Lo jalan dari staiun Umeda ke Mallnya Statiun Tokyo lalu lo keluar menuju Mall Grand Front Osaka, Exitnya itu ada taman besar gitu, lo cross tuh taman nanti jalan kekanan, sampe ketemu lampu mrah, kalo udah nyebrang lampu merah lo nyebrang lagi ke arah kiri yang ada tangga untuk lewat undergrondnya pejalan kaki.

Rekayasa (?) jalannya by Maps.

Umeda-Sky

UnderGround.png

Abis keluar dari underground lo tinggal lurus aja sampe ketemu gedung disebelah kanan lo (depannya ada taman biasanya kalo lagi ada festival suka ada panggungnya). di samping taman itu udah gedungnya si umeda skybuilding, lo tinggal masuk aja.kalo lo mau naik sampe puncaknya lo tinggal ke lobbynya, lobbynya ada di jembatan yang keliatan jelas kalo naik eskalatornya, abis lewatin jembatan ntar kalian akan di pandu untuk naik lift ke atasnya (antrinya rapih sekali loh) begitu sampai di atas kalian naik lagi eskalator panjang yang cross dari sisi satunya..setelah itu baru deh kalian ada di bagian Lobby, untuk sampe ke puncaknya lagi kalian harus bayar 1000 Yen atau pake Si jimat Osaka Amzing Pass kalo mau Free πŸ™‚

di lobbynya ada tempat makan guys, kalian bisa duduk disisi jendelannya sambil liat indahnya kota Osaka (Relatif Murah).

In my case gue naik ke atas sesusah makan, gue enggak kepikiran di lobby itu ada cafe buat makan, jadilah gue ke basementnya ni gedung, disini ada tempat makan unik bgt, ada beberapa restaurant yang didesign macem di wilayah kampung atau traditional gitu, banyak bgt tokonya (Rata rata Sushi and Ramen), karena gue anti bgt sama makanan begituan so gue choose makanan ala ala Eropa macem spagetti dan Pizza.

Dan Jeng Jeng makannya enggak terlalu enak dan harganya mahal bgt :/

gue makan bedua yang isinya cuma Pizza ikan asin Small, Salad, and minum itu sampe 7000Yen lebih dan gue kasih rate 7.5/10 ummmm jadi ini resto pake keju yang gee bgt, biasanya kalo makan spagettinya mereka bakalan taruh spagetti kalian yang masih panas di keju super besar itu untuk melelehkan tuh keju itu..keren sih tapi baru masuk tuh resto bau kejunya pekat bgt :/

abis gue makan trus agak regret gitu di lobby umedanya ada cafe yang pas liat harganya relatif murah dan itu makanan style gue bgt :/

Dotonburi and Street Food @Japan

Dotonburi, adalah tempat belanja dan juga tempat makan yang paling terkenal di daerah Osaka, kalo kalian suka liat icon Osaka adalah OSaka Castle dan papan Glico nah papan Glico itu adanya di Dotonburi ini.

Jepang itu terkenal dengan lampu lampu toko yang bergerlap di malam harinya, nah di Dotonburi ini kalian bisa liat lampu lampu itu lebih banyak dari tempat lainnya, enggak hanya cuma numpang foto di depan Papan si Glico disini kalian bisa juga kulineran khas jepang patinya yang enak enak, dan juga lo bisa liat uniknya toko makanan disini yang pake icon tokonya itu dengan patung gede (?) *mirip itu lah* yang ditaruh didepan tokonya.

Now time to How to get there, pertama lo harus turun di Namba Station, yeep kalo kalian liat di google maps ni Namba gede bgt.

Jadi Namba Stastion itu udah di daerahnya Dotonburi, so lo mau keluar lewat exit mana aja pasti keluarnya di deket dotonburi, terdekat adalah exit 15 A or 15 B, kalo gue karena tempat gue deket dari ni tempat so gue lebih sering keluar dari Exit 2 (Patokannya begitu keluar ada toko obat namanya Harimaya).

Kalo lo keluar dari Exit 2 ini lo tinggal puter balik, trus jalan aja sampai ketemu gang di kanan lo yang ada tendanya /?, masuk ke situ, jalanin aja sampe ketemu perempatan yang udah banyak icon icon di daerah dotonburi itu, kalo dari perempatan lo ke kiri lo lurus aja nanti ketemu starbucks di kiri lo dan jembatan yg ada Gliconya di kanan lo πŸ™‚ kalo udah sampe situ lo bisa explore sendiri deh mau kemana mananya.

Dotonburi terkenal dengan Street Shopping and Foodnya guys jadi semuanya numprek /? jadi satu disini, lo bisa cari barang apa aja disini, yang suka Starbucks buat beli Tumbler nya disini juga ada, H&M, Stadivarius,Breskha, Uniqlo, Disney Store sampeee barang barang yang bisa di jadikan oleh oleh seperti tas bertuliskan osaka osaka atau hanya sekedar butik butik biasa ada deh disini…

waktu itu gue sempet nemu toko yang murah dan barangnya lumayan high Quality, macem tas tote bag yang bahannya tebel and ada tulisan Osakanya aja hanya 100 Yen atau setara dengan 13.000 Rupiah saja, murahkan~ dan masih banyak lagi pokoknya.

Untuk Street food disini ada berbagai macam makanan, enggak hanya sushi susantian aja, tapi ada juga makanan macem danging kobe, Mcd dll hahaha

kalo untuk makanan halal di Dotonburi ini juga ada guys, kalo lo jalan dari jembatan yang ada gliconya ke arah sebaliknya dari starbucks, nah lo lurus aja sampe ketemu Uniqlo..nah kalo lo udah liat itu tempat lo nengok ke jalan di kanan lo, ntar ada tulisannya restaurant Halal (No Review) 😦

 

 

Osaka Trip, Capsule Hotel & Take Subway @Japan, Osaka Castle.

Abis dari bandara gue langsung caw cari hotel gue, jadi gue disini pesen 2 hotel (one capsule hotel + Airbnb)..

hotel pertama itu udah bisa langsung check in yang airbnb masih harus nunggu sampai jam 4 sore, gue sampe sana itu jam 12 siang..

Jadi guys untuk gampang menemukan sesuatu dengan menggunakan subway+google maps,, ikutin dengan jelas jalan yang di kasih sama google maps plus jangan lupa liat dengan detail pintu nomer berapa lo harus keluar,, jangan banyak pake feeling karena pintu subway di sana itu keliatannya sama semua._.

gue banyak nyasar waktu google maps gue hilang arah /? location hape gue rada rusak.. sebenrnya sih enggak bakalan jauh dari stasiunnya juga cuma entar lonya sendiri yang kecapeaan sama jalannya kalo enggak ikutin si google maps ini…

FYI. cara ampuh kalo google maps tiba tiba eror, pertama sebelum jalan udah tau dengan jelas mau kemana dan pintu nomor berapa.. jadi lo enggak hilang arah, kedua inget jalur akhir dari jalur yang mau lu naikin jadi lo bisa dengan mudah mengenal lu kudu di platfrom mana..kalo udah apal semua , ya udah gue jamin enggak bakalan nyasar jauh…(paling banyak jalan aja *eh)..

Contoh kaya di gambar bawah ini, dari stastiun ke Hotel gue pake google maps akan keluar kaya gini rute terdekatnya, nah lo bisa liat, yang merah merah itu adalh statiunnya, jadi kalo masih di dalem merah merah itu artinya lo jalan di dalem statiunnya (Statiu jepun gede yaa cyn~), nah kalo liat di gambar bawah ada tulisa 5-A itu adalah nomer pintunya, jadi pas mau exit lo tinggal cari aja Exit pintu nomor 5-A.

Nagahori

 

Hotel gue itu namanya B&C Hotel Sunplay, dekat dengan stasiun “Nagahoribashi Stasiun” hotel ini dengan scale 1-10 gue bisa kasih rate 9..why?

first, ini hotel terletak di pinggir jalan kalo lo turun di Nagahori dan keluar melalui exit 5-A lo akan dengan amat sangat mudah untuk menemukan hotel ini..second, ini hotel super bersih, dari kamar, loker room, lobby and best is shower room!, third, untuk para lelaki yang tidak bertatoooo selamat! disini kalian bisa menikmati Osen (pemandian air panas) yang ada di hotel ini..

yang bad (?) dari hotel ini adalah, first, barang bawan luu kudu di angkat satu satu pake tangga untuk menuju lobby roooom, second, locker room yang diberikan sangat kecil jadi koper gue yang sizenya buat kabin aja kudu masuk locker lobbynya dia, sedangkan kamar gue di lantai 5 (gue abis mandi pake baju gimance cyn)..dan terakhir yang agak lumayan susah adalah waktu gue sampe, mba mba di lobby enggak bisa banget bahasa englishnya, jadi lagi lagi gue pake bahasa korea & bahasa tubuh.. oh ya kalo lo bisa bahasa korea akan lebih membantu.. karena fasihan bahasa korea dari pada englishnya..(Read:Gue enggak bisa bhasa jepang soalnya, even just read hiragana *easy character of Japanese*) this helpfull kalo di Osaka ya guys karen banyak bgt Turis Koreanya, beda lagi kalo di Tokyo (in my case pas ke Tokyo sepih orang Koreanya)

in my case,

me: *abis makan* sumimasen! bill please

orang tokonya: oh! Haik’ bir! one?

me: Nono Bill

orang tokonya: yeah! one?

me: Gesan juseyo (Bill dalam bahasa korea)

Orang tokonya: aaah Gesan! haik’

kurang lebih begitulah lol

 

After Check in dari hotel gue menuju osaka castle, dimana tempat itu adalah salah satu icon dari kota Osaka itu sendiri, kalo baru pertama kali kesini this the place that you should go πŸ™‚

Osaka castle itu letaknya di dalem kota Osaka itu sendiri (yekali di Kyoto namanya juga Osaka Castle), Naik Subway dari Hotel gue Nagahoribashi ke Osaka castle tidak perlu transit, karena satu LineΒ  namanya “Nagahoritsurumiryokuchi Line” susah yaa bacanya ..gue kadang lebih milih liat warnanya dari pada baca itu tulisan..warnanya hijau..haha

dari nagahoribashi terdapat 5 stasiun pemberhentian (you can see google maps), gue turun itu di Osaka Business Park…jadi di stasiun ini untuk mencapai Osaka Castle bisa keluar melalui exit 2 dan 3, kalo exit 3 kamu keluar melewati gedung Crystal tower, kalo exit 2 langsung ke luar gitu….kalo saya keluar lewat exit 2 (why?karena awalnya gue enggak tau exit 3 itu bisa buat orang biasa, soalnya kaya kantor orang gitu kan eyke atut..hahaha tapi sebenernya boleh aja exit di 3 ituu :))

abis keluar dari exit 2 kita kaya muter balik gitu terus ikutin aja trotoar yang ada,, nanti kalian bisa liat sendiri Osaka Castlenya..karena Castlenya kaya lebih tinggi gitu jd dari jalan di trotoarnya bisa langsung keliatan..

Osaka Castle.png

Jauh yaa?emang jauh kok, jangan herman pokoknya time to Workout kalo kata gue pas liat petanya begini (?)

Gue dateng ini pas summer, jadi yaaaa panas panas gimancee gitu…tapi agak aneh, mataharinya nyentrong abeez /? but anginnya kenceng & dingin..

jalan dari Stasiun ke Osaka Castlenya itu JAUH…

semacam jalan dari ratu plaza ke bunderan HI (lebay) tapi kaya beneran gitu perjalannya, jadi abis dari trotoar kita melewati jembatan, abis jembatan baru deh masuk kawasan Osaka Castle (banyak orang olah raga di spot ini), nanti jalannya ke kanan gitu sampai masuk ke gerbangnya Osaka Castle, dari gerbang itu bisa liat river yang ada di sekeliling Osaka Castlenya, disitu juga ada Boatnya, dari gerbang ke Osaka Castle membutuhkan beberapa tenaga, karena datarannya yang meninggi dan jauh :/ btw masuk ke daerah osaka castlenya gretong ya, masuk ke dalem osaka castlenya baru bayar..

sampai di dekat Osaka Castlenya banyak orang yang foto foto sebelum masuk ke dalam Castlenya..dan juga di samping Osaka Castle ini ada toko toko makanan dan ice cream, harganya agak lumayan menurut eyke, one scoop ice cream itu 400 Yen, dan rasanya beragam juga ada juga makanan ringan sampai ramen dijual (saya tidak mencobanya karena baru makan Mcd kenyang lol) tapi saya penggila Ice cream sudah pasti saya beli kalo ada ice cream, disini gue enggak beli Ice creamnya yang scoop itu namun, gue beli Shaved Ice cream yang diatasnya di kasih syrup strawberry yang rasanya kaya fanta tanpa soda..enak bgt dan porsinya agak lumayan kalo buat makan sendiri (400 Yen)..

IMG_8233.JPG

setelah puas foto dan mencicipi ice creamnya barulah gue masuk ke Osaka Castlenya..masuk ke dalam Osaka Castle tanpa tiket Osaka Amazing Pass adalah 600Yen dan kalo pake Osaka Amazing Pass gretong ya cyin, tinggal tunjukin aja tuh kertu nandi sama dia di scan barcodenya.

di dalam osaka caslte kalo menurut gue agak boring, secara gue enggak bisa bahasa jepang dan gue sebenernya bukan pencinta jepang jadi enggak terlalu asik masuk kesini (Bagian Historynya), paling karena temen gue yang berasal dari negri musuhnya jepang (korea) dia cerita beberapa scene pas perang korea jepang (gue enggak banyak denger secara nyeritainnya juga pake bahasa korea jadi males translate gue cuma manggut manggut aja *maafkan opaah*), jadi kalo kalian pernah masuk ke monas, nah dalemnya serupa jadi ada box box kecil yang didalemnya ada miniatur ruangan gitu and ntar ada hologram orang orang trus mereka kaya reka adegan pas perang..

btw sebelum masuk castle kalian disuguhkan dengan antrian lift (kalo pas rame), jadi ini castle ada sampe 8 lantai, 1-5 lantai bisa pake lift atau tangga, lift itu direct langsung ke lantai 5 enggak bisa stop di lantai manapun, kalo kalian beruntung biasanya perjalanannya adalah, naik lift sampai lantai 5, lalu lanjut pakai tangga ke atas sampai ke top buildingnya dan mulai berkeliling kawasan historynya dengan turun perlantai pakai tangga..in my case, karena udah mau tutup (jam 5 tutupnya) jd gue naik aja si tangga, capek memang tapi apa daya dari pada enggak bisa menjajah ni castle gara gara mau tutup, hehehe

top buildingnya kaya teras, disitu time buat santai karena cape menanjak dan menaiki tangga. dari terasnya kita bisa lihat indahnya kota Osaka dari ketinggian, good view and good wind (awas masuk angin). tapi yaa same lah yaa kaya naek monas mirip mirip (tetep monas).

ketika jam sudah menunjukan pukul 4 dan hampir ke jam 5, akhirnya gue balik ke rumah /? enggak deng, gue mau jalan jalan liat lampu lampu indahnya Dotonburi untungnya Dotonburi ini deket sama penginapan gue jadilah gue sekalian balik.

FYI, Dotonburi adalah salah satu iconya Osaka yang ada gambar Gliconya itu guys.

Melbourne Trip, Luna Park, makan Fish and Chips di Saint Kilda and liat penguin di pantai

Hi guys disini gue mau cerita tentang another jalan jalan di Melbourne Trip, saat ini gue mau cerita tentang Luna Park, apa itu? Luna Park ini lebih mirip pasar malem yang paten, why?sebenernya ini seperti dufan tapi karena bentuknya yang mirip pasar malem so gue bilang ini pasar malem hahaha

Luna park ini terletak di Saint Kilda, dekat dengan Brighton Beach.

LunaPark-entrance-100px

Photo by Luna Park web Click Here

Luna Park itu dalemnya ada Roller Coaster, and mainan lainnya yang biasa ada di theme park guys..tempatnya juga enggak terlalu besar, jadi kalo kalian mau masuk sini enggak bayar, namun, kalo kalian mau take a ride mainannya baru deh bayar di loket yang ada di depan antrian tuh mainannya..harganya berkisar antara 2$an..untuk mainan yang macem mobil mobilan bisa jalan jalan buat anak kecil atau sekedar main ambil ambilan boneka gitu kalian bisa pake koin biasa, jadi enggak kaya disini yang kudu tuker pake koin maenannya atau kartu gitu..dan itu juga berkisar antara 1$-2$ tergantung mainannya..dan sini juga bisa buat tempat ke Toilet setidaknya bersih (Lumayan lah).

lucunya guys di Luna Park ini, lo bisa liat orang naik roller coaster sambil berdiri..kok bisa?jadi penjaga roller coaster disini itu ngejagainnya sambil berdiri jadi lo bayangin aja selama tuh ride jalan penjaganya bediri terus menerus..

123123

Photo by Luna Park web

abis liat liat si Luna Park gue keluar dan lanjut ke jalan samping si Luna Park yang bernama “Acland st”, disini adalah satu jalan yang isinya itu tempat makan, tempat ini pun juga terkenal di Melbourne, makanan yang terkenal disini adalah Fish n Chip, orang orang Aussie ini paling seneng makan ginian “katanya” mungkin ini kaya ayam yang suka kita /? makan macem di kf* dan Mc* yaaa..

tempat disini rame bgt, padahal waktu itu gue bukan jam orang liburan, tapi hari biasa gitu, kayanya ini tempat nyama n mereka buat kongkow kongkow setelah balik kantoor~ “Mungkin”

gue makan disalah satu resto yang tempatnya agak sempit namanya “Pink Flake” makanannya soso laah~, di dalem resto itu aja cuma ada 6 meja, sisanya bisa duduk di luar, dan banyaknya mereka lebih suka makan di luar bukan di dalem restonya.

Untitled

Photo by Google Maps.

makanan disini start from 7$ keatas, gue waktu itu beli Fish and Chip sekitar 8$an, ada Calamari juga sekitar 10$, dan untuk minuman gue pesennya cuma tap water..

P.S: karena Aussie itu punya water treatment jadi di dalem negara ini mau minum airputih itu paling amat sangat murah lol atau bisa dibilang gretong..why?karena keran disini semua bisa diminum dan sangat aman, makanya kalo kita tinggal disini harga airlah yang mahal..

Masalah air juga, gue terbiasa hidup di indonesianah yang mengharuskan menggunakan air setelah membuang air kecil, but in here! karena air itu semua bisa diminum dan mahal, mereka tidak terbiasa untuk menghambur-hamburkan air, so kalo kalian ke toilet di Aussie no jetwater atau bidet dan semacamnya, kalian hanya disuguhi sama tissue πŸ™‚

in my Case setiap gue ke toilet umum, gue selalu bawa tissue basah atau kalo lagi darurat tuh tissue enggak ada, gue suka ambil tissue banyak terus gue siram tissuenya pake water (macem tissue basah juga)..

Masalah Saus, kenapa saus?gue tidak terbiasa dengan makan tanpa saus tomat dan saus sambal, but in here! mereka terbiasa dengan makan just pake ketchup atau saus tomat sajah..so?you just need to bring Saus Saus andalan kalian dari indo πŸ™‚

Masalah makan, Guys disini gue patogin harga itu rata rata makan pastinya lebih dari 5$ sekali makan, kadang dengan harga segitu lo belom dapet minum so, prepare ya buat yang mau backpakeran..

in my Case, gue makan termurah itu adalah beli Burger+Milkshake yang harganya totalnya adalah 4.5$, dan itu basic burger no veggie+milkshake yang regular πŸ™‚

Lanjut ke cerita, setelah gue makan di Saint Kilda, kk gue mengajak gue ke pantai deket situ, pantai Saint Kilda juga namanya, letaknya ada di belakang si Luna Park, Pantai ini terkenal dengan Pinguinnya guys, jadi kalo kalian beruntung kalian akan bisa meilhat secara langsung para penguin lucu dan menggemaskan itu hihihi

cara untuk melihat pinguin ini adalah setelah kalian sampai di pantainya Saint kilda, kalian harus jalan menuju Saint Kilda Pier, disana macem jalan menuju tempat boat boat parkir, nanti kalian jalan lagi sampai jalanannya berubah dari bebatuan gitu, nah masuk sini juga gratis guys, waktu itu gue dateng malem malem, pa baru bgt masuk gue disuruh stop sama si penjaganya enggak boleh lewat,,why?karena ada satu pinguin yang mau nyebrang dan dia takut sama orang makanya kita disuruh berenti sampe dia lewat gituuuu,, unyu /? hahaha

BTW, disini anginnya kenceng bgt guys, so siapin aja baju panjang yaaa~ walaupun summer juga enggak panas, +anginnya yg kenceng bgt..

Osaka Trip, KIX Airport Lounge, Transportasi di Osaka.

Karena sampai airport itu pagi pagi dan perjalanan udah 7 jam lebih, gue merasakan badan gue lengket beet, plus rambut yang kayanya udah bau gara gara seharian enggak mandi, so?gue memutuskan untuk mencari tempat untuk mandi hehehe

dan gue menemukan KIX Airport Lounge, apa itu? disini kalian bisa tidur, makan, mandi, baca buku (Japan Anime mostly), dan main komputer.

kalo kalian bermai ramai disini juga ada ruangan yang muat untuk 4 orang hingga group lain, jadi kalian kaya private gitu..harganya? Untuk santai 30 menit pertama kalian cukup membayar 310 Yen, untuk 3 Jam 1540 yen..dan kalo mau pake fasilitas mandinya 510 Yen untuk 15 menit+300 Yen untuk handuk (Optional)..shower room bisa di pake 15 menit tapi lo bisa berdandan ria sampe 1 jam..

begitu lo bayar, nanti lo dikasih koin untuk masukin ke si showernya itu, dan lo dikasih keranjang yang isinya hair dryer πŸ™‚

abis mandi gue caw ke kotanya..caranya?ada banyk cara untuk ke tengah kota Osaka, jadi ini bandara terletak di pulau yang lumayan jauh dari si kota..ada bus, ada kereta normal dan kereta rapid..

In my Case, sebelum jalan gue udah prepare semua tiket,, jadi gue beli itu satu paket seharga 800ribu isinya Osaka Amazing Pass 2 Days, Hankyu tourism, Rapit Ticket return, dan tiket Osaka-Kyoto return..

image1

Osaka Amazing Pass, ini wajib dimiliki untuk turis *anjer* why? ini jimat bgt..hampir semua subway lo bisa naikin gratis tanpa perlu beli tiket, dan banyak bgt tempat wisata yang bisa gratis karena ini tiket..Harganya 2500 Yen untuk one day dan 3300 Yen buat yang 2 days pass..jadi abis lo beli guys pasti kalian dikasih manual book /? (same) jadi disitu tertulis tempat wisata mana aja yang bisa kalian kunjungi gratis dengan jimat ini, dan line subway mana aja kalian bisa naiki gratis pula..

FYI, sekali perjalanan naik subway itu (satu stasiun paling murah 130 yen namun rata rata 230 yen) dan agak ribet buat belinya..kalo yang si Osaka Amazing pass ini enggak perlu deh beli beli tinggal cus masukin aja kartunya di gate pintu masuk dan lo bisa keluar masuk se-enak jidat muhh…

free place yang saya tahu dan saya gunakan adalah, Osaka Castle, Hep Five ferris wheel, Umeda Sky Building, Housing and Living Museum, dan sebenernya masih banyak lagi namun saya kurang mahir maintain waktu jadi saya malah lebih banyak waktu untuk makan, makan, makan, dan istirahat lol

Hankyu tourist pass, adalah kartu passΒ  yang bisa digunakan untuk subway di kota Kyoto plus kereta dari Osaka (Umeda) ke Kyoto itu sendiri. harganya adalah 700Yen untuk one day and 1200Yen untuk two days.

Rapit tiket, Jadi salah satu cara untuk ek kota dari airport adalah naik Rapit train, ada 2 janis kereta , yang pertama adalah yang cepat dengan jarak tempuh 30 menit, dan yang satunya lagi lebih lama karena kereta ini berhenti di setiap statiun.

rapit yang cepet juga enaknya udah ada nomor tempat duduknya, jadi enggak mungkin kalian berdiri, namun ini kereta hanya adanya 30 menit sekali, kalo kereta yang satunya bentuk kereta lebih mirip KRL di jakarta and no number seating, tapi kereta ini jalan sekitar 10 menit sekali..so kalian bisa choose ya πŸ™‚

kalo kalian beli tiket rapit kalian bisa naik yg kereta yg lemot, tapi kalo kalian beli tiket lemot kalian enggak boleh naik yang cepet (karena number seat itu).

jadi harga paketan yang gue beli kurang lebih Total 1.100.000,-..

FYI, tarik tunai di Jepang tidak terlalu jauh kursnya dengan di Indonesia. gue banyak bgt tarik tunai disana dan setiap gue itung itu yen ke rupiah (24-05-2017) Rp.121,- dan kalo tuker di indonesia sekitar Rp.120,8.

 

Osaka Trip, Macet saat mau Takeoff, Delay, & Immigrasi yang Horor.

New Story New Journey..

This time i will talk about Osaka, my trip mulai dari tanggal 24 Mei 2017 – 29 Mei 2017..

Lets Start!

Jadi gue berangkat dari CGK itu pukul 8.30 Malam..perjalanan normal dengan proses checkin dan lain lain sama seperti yang biasa dilakukan di bandara jakarta.. Check in-Bagasi-Boarding-Naik Pesawat-Cus..

FYI: Hati hati kalau mau membeli tiket transitan yang tidak sepaket.. jangan sampai pesawat kalian angus gara gara flight traffic.nya di CGK..

my Case, untungnya gue beli langsung sepaket CGK-KUL-KIX.. jadi gue di KUL itu cuma satu jam transit saja (Normal schedule dari Airasia).. ternyata eh ternyata pesawat gue yang ke KUL itu delay 15 menit..jadi yang harusnya jalan jam 8.30 ini jadi 8.45.. i feel like “okay 15 menit doang cyn,,” tapi guys delay enggak hanya disitu aja. pesawat gue keluar parkiran itu pukul 8.45 (Sesuai) but jalan sampe terbang itu membutuhkan waktu lebih dari 45 Menit.. bayangin kalo kalian beli tiket terpisah..pastinya itu tiket selanjutnya bakalan hangus;; kenapa sampe 45 menit? itu karena air traffic di CGK, jadi pas gue celingak celinguk ke jendela,, ini pesawat kaya antri untuk terbang, you know lah ya landasan pacu itu cuma ada satu dan take off landing di landasan pacu yang samaan, makanya ada traffic ini (Jakarta yeey dimana mana macet cyn).

sampai di KUL, pesawat gue yg ke KIX jd delay juga satu jam..ok, im fine πŸ™‚

Done naik pesawat, 6 jam perjalanan dihiasi dengan dengkuran kanan kiri samping belakang (njir lebay), sampailah diriku di KIX atau Kansai International Xport (Airport, au dah kenapa terakhirnya X)..turun dari pesawat mulailah bahasa jepang berkumandang /?, mulai dari koniciwa dan tulisan tulisan lainnya.

turun dari pesawat kemana?entah…ikutin aja rombongan, mereka pasti mau keluar enggak mungkin mau nginep di bandara (yekali)..jadi bandaranya sama kaya KLIA1 yang ada train untuk ke “main terminal”nya, dan gedung yang gue baru dateng itu mereka bilangnya “Wings building”.

nanti kalian akan sampai di ruangan immigration, orangnya banyak dan dengan tujuan yang sama “Mau Keluar” jd enggak mungkin kalian tersesat (BTW sebelum sampe di pesawat dibagiin kertas declare barang bawaan ya cyn)

Immigrasi normalnya cuma satu stand dimana disitu scan tangan foto muka dan cap..nah kalo di KIX ini Scan tangan dan foto dibuat terpisah jadi ada lain sendiri sebelum paspor lo dicap.. di tempat scan ini enggak perlu kuatir guys, mereka bisa bahasa Indonesia atau english paling enggak..ibu ibu yang nanganin /? gue abis liat paspor gue langsung dia pake bahasa Indonesia yang bisa dibilang “fasih” πŸ™‚

abis di scan baru antri untuk di cap tuh paspornya..

FYI: Hati hati dengan immigrasi dan visa Wiver..why?

in my Case, Sebelumnya keluarga gue pernah jalan ke Tokyo (Bulan Maret) dia bilang sekeluarga gue kena masuk ruangan immigrasi tapi hanya sebentar langsung di bolehin keluar, nah giliran gue?……no! i need to wait until 45 Minute…..

Jadi pas abis di scan dengan santainya gue langsung menuju stand cap paspor, eh abis di cap si mba mbanya langsung ambil form putih trus tlp orang gitu, enggak lama adaΒ  bapak bapak nyamperin dan nyuruh gue keluar dari stand itu dan mulai masuk ke sebuah ruangan..

ruangannya seperti kantor, namun ada bangku panjang (mirip bangku di kereta makannya indonesia)..disitu ada 2 Orang Bapak bapak dan satu anak muda mungkin sekitar berumur sama seperti saya..

bapak bapak itu tiba tiba bersuara:

Bapak: Asal dari mana mba? (Mungkin abis liat paspor yang di bawa bapak2 sebelumnya dia liat sama sama indonesia)

Gue: *Bingung* Indo…Bekasi pak..

Bapak: Oh,, liburan mba?

Gue: iya pak liburan..

Bapak: ohh enak yaa,, saya mau kerja pake jalur enggak bener nih, jadi ketauan ntar malem balik lagi ke Indonesia enggak bisa masuk ke Jepang *ketawa bareng anak muda*

gue: *panik* oh… πŸ™‚ (anjer tempat apaan nih kok horor)

enggak lama si bapak bapak jepang yang bawa paspor gue dateng, dia nanya Mau ngapain?tiket pulangnya mana?nginep dimana? (dengan bhasa inggris yang agak susah dimengerti gue berulang kali ngomong “huh?”) abis gue kasih liat hotelnya di hape, dia liat hape gue itu full korean language trus dia langsung nanya bisa bahasa korea atau enggak? abis gue bilang bisa dia langsung ngomong pake bahasa korea dan itu lebih gampang di cerna /? dari pada dia ngomong english barusan..setelah menunggu 45 menit baru lah si bapak bapak balik lagi dengan menyebut nama Allah… (eh bukan nama gue maksudnya) dia langsung kasih gue stiker di paspor sebagai visa gue yg baru, it say 15 days only terhitung dari gue sampe..

keluarlah guee dan gue liat sekeliling (tempat bagasi) itu bagasi dari pesawat guee baru pada keluar jd gue keluar dari situ masih berbarengan sama orang di pesawat gue πŸ™‚